LB121 - Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales mengakui bahwa dirinya frustasi dengan performa YZR-M1 yang tidak kunjung membaik.
Ia juga tidak percaya bahwa Yamaha saat ini tengah berjuang keras untuk bisa bersaing di MotoGP 2018.
Gagal pada kompetitif sejak latihan bebas, ia hanya mampu menempati posisi ke 11 di kualifikasi.
Pembalap asal Spanyol itu telah menyudahi balapannya di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (12/08/2018) diposisi ke-12, tertinggal nyaris 23 detik dari sang pemenang Jorge Lorenzo.
Hal itu pun menjadi sebuah hasil yang mengecewakan beruntun yang telah diraih oleh Vinales setelah gagal finis di MotoGP Ceko karena terlibat insiden.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Vinales didatangi berbagai masalah di sepanjang musim walaupun ia mampu tiga kali naik podium.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya sudah mencoba untuk memodifikasi gaya balapnya namun hal itu tidak menghasilkan apapun dari awal karena ia merasa seolah olah M1 nya lah yang kurang power dari awal dan dirinya cukup menderita di seluruh area selama balapan.
Yang bisa ia lakukan sekarang hanyalah fokus pada balapan berikutnya di Silverstone dimana itu adalah sirkuit kesukaannya.
Vinales pun harus turun ke peringkat kelima klasemen dengan perolehan 113 poin, dan hanya unggul delapan poin dari pembalap tim satelit Danilo Petrucci dan tertinggal 29 poin dari rekan satu timnya yaitu Valentino Rossi yang saat ini berada di posisi kedua.




