LB121 - Jakarta - Tidur adalah kebutuhan setiap orang yang tidak bisa dan tidak boleh disepelekan.
Namun di tengah aktivitas kita sehari hari, seseorang pasti akan tidak terlalu memperhatikan jam tidurnya dan terus begadang hingga larut malam.
Padahal berbagai macam studi telah menlihat kurang tidur dapat membawa berbagai macam dampak buruk.
Efek jangka pendeknya seseorang mungkin akan lebih sulit untuk konsentrasi, lemas, dan mengalami ketidakstabilan emosi.
Efek jangka panjangnya kurang tidur akan meningkatkan resiko penyakit katastropik seperti kanker dan jantung.
Jadi, bagaimana cara untuk mengatur jadwal tidur agar bisa kembali seperti normal kembali?
Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membantu kita bisa tidur normal lagi.
1. Matikan lampu
Beberapa jam sebelum masuk tidur, kurangi paparan cahaya dalam rumah dengan mematikan lampu.
Selain itu, matikan atau hindari gawai karena layarnya memancarkan sinar biru yang tidak baik untuk jam biologis tubuh.
Pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran dr Andreas Prasadja, RPSGT, yang akrab disapa dr Ade mengatakan ketika tubuh terpapar cahaya produksi hormon melatonin akan terganggu.
Dampaknya seseorang bisa merasa lebih sulit untuk jatuh tidur atau berkurang kualitas tidurnya.
"Metanonin engga keluar, tidurnya kurang maksimal.
Kalo engga tidur maksimal apa? produktivitas otomatis menurun, kemampuan konsentrasi, metabolisme terganggu, efeknya juga bisa ke kulit," kata dr Ade.
Bila seseorang sudah terbiasa begadang dan sulit untuk kembali ke jam tidur yang umum, dr Ade menyarankan memperbaikinya secara bertahap.
Caranya bisa dengan perlahan tidur sedikit lebih cepat agar jam biologis tubuh juga pelan pelan terbiasa.
"Misalnya tidur 15 menit lebih awal, kemudian beberapa hari esoknya ditambah lebih awal lagi sampai bisa terbiasa tidur pada jam tidur yang diinginkan," kata dr Ade.
3. Hindari makan larut malam
Biasanya saat sudah malam, hindari mengonsumsi kudapan terlalu banyak.
Seseorang mungkin saja tidak sadar bahwa masalah tidurnya kadang bisa bersumber dari kebiasaannya makan di larut malam.
Alasannya karena tubuh akan jadi lebih terjaga bekerja keras untuk mencerna semua makanan terakhir yang masuk ke perut.
Selain itu makanan tertentu juga bisa menyebabkan kegilsahan, iritabilitas dan sakit pada perut yang tentu saja akan sangat mengganggu pola tidur atau membuat lebih mudah terbangun di malam hari.
4. Sesuaikan suhu kamar
Ketika kita tidur di kamar yang panas pastinya sangat tidak nyaman dan akan membuat kita terbangun di tengah waktu tidur.
Oleh karena itu sebisa mungkin atur agar ruangan tersebut sesejuk mungkin bisa dengan bantuan alat seperti AC, kipas angin, atau dengan sedikit membuka pintu atau jendela kamar.
dr Asit Mishra dari Eindhoven University of Technology mengatakan kualitas tidur bisa meningkat jika tidur dengan jendela dan pintu yang dibuka karena aliran udara jadi lebih baik.
Dengan demikian suhu tubuh dan suhu ruangan juga bisa jadi lebih rendah sehingga seseorang akan tidur lebih nyenyak.
5. Bersihkan pikiran
Satu hal yang dapat mengganggu tidur adalah kondisi mental kita yang mungkin masih tertekan, khawatir, ataupun cemas karena masalah tertentu.
Cara mengatasinya bisa dengan latihan meditasi untuk membersihkan pikiran.
Ambil napas dalam dalam kemudian rasakan dengan tenang.
Kosongkan pikiran sebisa mungkin karena akan sangat membantu untuk bisa tidur nyenyak.









