CARI WEB YANG BONUS NYA BESAR? DAN JP BERAPA PUN DI BAYAR? AKU BISIKIN MANJA NIH CUSS KESINI NIH BEBS ,SINDIKAT303 INI BUKAN KALENG - KALENG !! 🥰🥰
Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan

Ronaldo mengklaim mendapat tawaran dari banyak klub Eropa dan juga MLS Amerika Serikat


LIPUTANBERITA121 - mengklaim mendapat tawaran dari banyak klub Eropa dan juga MLS Amerika Serikat. Namun, dia menolak semua tawaran tersebut dan memilih gabung klub kaya raya Arab Saudi, Al-Nassr.

Cristiano Ronaldo resmi menyandang status sebagai atlet bergaji tertinggi di dunia setelah meneken kontrak sensasional di Al-Nassr, yang bermain di Saudi Pro League. Dia dibayar 173 juta pounds (Rp3,2 triliun) per tahun. 

Ronaldo, yang diputus kontraknya oleh Manchester United pada bulan lalu gara-gara wawancara kontroversial dengan Piers Morgan, tiba di Riyadh pada Senin (2/1/2023) dan disambut meriah fans yang antusias. 

Dia kemudian menjalani tes medis pada Selasa (3/1/2023), baru kemudian diperkenalkan secara resmi di Stadion Mrsool Park, yang merupakan markas Al-Nassr. Ribuan fans menghadiri perkenalan mantan pemain Real Madrid tersebut. 

Dalam sesi konferensi pers setelah perkenalan, Cristiano Ronaldo mengklaim telah menolak tawaran banyak klub dari berbagai belahan dunia demi merapat ke Arab Saudi. Klaimnya berbanding terbalik dengan banyak laporan yang menyebut tak banyak klub yang meminati tanda tangannya. 

Duel Napoli vs AC Milan Akan Menjadi Reuni Untuk Ancelotti



LB121 - Liga Italia pada akhir pekan ini akan menghadirkan duel antara Napoli dengan AC Milan.
Pertandingan ini pun akan menjadi ajang reuninya Carlo Ancelotti dengan Milan.

Setelah tampil ke markas Lazio di giornata pertama Liga Italia, Carlo Ancelotti akan menjalani laga debut kandangnya bersama Napoli akhir pekan ini.
Laga ini akan menjadi spesial karena lawan yang akan berhadapan dengan Napoli adalah Milan.

Milan bukanlah sekedar tim yang telah sukses selama di tangan Ancelotti.
Rossoneri juga pernah diperkuat oleh Carlo Ancelotti semasa dirinya masih menjadi pemain.

Selama dirinya melatih Milan pada tahun 2001-2009, Ancelotti telah mempersembahkan berbagai gelar yang bergengsi.
Selain satu titel Liga Italia, Milan juga sudah dua kali menjuarai Liga Champions pada tahun 2002/2003 dan 2006/2007 selama berada di asuhannya.

Pada hari minggu (26/8/2018) dini hari WIB tepatnya di San Paolo, Ancelotti akan bertemu dengan Milan sebagai lawan.
Meski demikian, pelatih yang sudah berusa 59 tahun ini menyebutkan bahwa pertandingan melawan Milan itu adalah sebagai reuni dengan teman.

Ancelotti juga memberikan komentarnya tentang Milan yang kini telah berada di asuhan mantan anak didiknya yaitu Gennaro Gattuso.
Menurutnya, karakteristik permainan Milan mirip dengan Gattuso.

Ia mengatakan bahwa tim Milan mempunyai mentalitas yang sama seperti manajernya dan cara bermain mereka pun sama, rapi, padu dan agresif.

Napoli telah mengawali Liga Italia 2018/2019 dengan kemenangan atas Lazio.
Sementara itu Milan belum ada bertanding dikarenakan pertandingannya melawan tim Genoa ditunda.

Jepang Yakin Bisa Lolos Ke 16 Besar


LB121 - Akira Nishino, pelatih Timnas Jepang mempunyai tekad untuk membawa Jepang untuk melampaui hasil terbaiknya dalam sejarah Piala Dunia.
Menurutnya bahwa Jepang kali ini sudah tampil lebih taktis.

Jepang akan menghadapi Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2018 dan ini merupakan ketiga kalinya Samurai Biru menembus babak tersebut yang telah menjadi pencapaian terbaiknya setelah Piala Dunia 2002 dan juga 2010.
Jepang juga kini mempunyai misi membuat rekor pencapaian terbaru.

"Ini merupakan ketiga kalinya Jepang telah mencapai 16 besar setelah Piala Dunia 2002 dan juga 2010.
Kami juga sudah bermain dengan sangat taktis untuk bisa sampai ke fase ini, terutama pada laga ketiga fase grup.
Kami tidak punya banyak ruang untuk bermanuver namun, kami bisa agresif.
Kami juga punya semangat dan mentalitas untuk melakukannya. kata Nishino

"Mungkin Belgia merasa turnamen baru dimulai di fase gugur setelah tiga kemenangannya di grup, tapi saya ingin menganggap kami sejajar dengan mereka.
Kami sudah bermain sebaik mungkin, tapi para pemain masih bisa lebih baik lagi, tuturnya.

Kroasia Tembus 8 Besar Piala Dunia 2018,Setelah Berhasil Mengalahkan Denmark


LB121 - Timnas Kroasia menang 3-2 atas Denmark dalam adu penalti pada 16 besar Piala Dunia 2018, di Nizhny Novgorod Stadium, Minggu (1/7/2018). Hasil tersebut membuat Kroasia melenggang ke delapan besar.

Denmark unggul cepat ketika laga baru memasuki menit pertama. Mathias Joergensen membuat timnya memimpin setelah memanfaatkan bola kirimian Thomas Delaney.

Keunggulan Denmark tidak bertahan lama. Pada menit keempat, Kroasia menyamakan skor berkat aksi Mario Mandzukic yang memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.

Memasuki babak kedua, skor 1-1 masih tetap bertahan. Kedua tim pun saling bergantian membangun serangan agar bisa mencetak gol.

Namun, berbagai usaha yang dilakukan timnas Kroasia dan Denmark tidak berbuah positif hingga babak kedua berakhir. Pertandingan pun berlanjut ke perpanjangan waktu.

Babak Tambahan
Hasil 1-1 membuat kedua tim harus menjalani 2x15 menit untuk menentukan pemenang pada pertandingan ini. Kroasia coba mengambil inisiatif serangan, sedangkan Denmark sesekali melancarkan serangan balik.

Kroasia mendapat kesempatan emas untuk mengunci kemenangan, setelah memperoleh hadiah penalti pada menit ke-115. Sayangnya, Luka Modric yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.

Kroasia tetap menyerang kendati setelah kegagalan Modric mengeksekusi bola di kotak penalti. Namun, usaha yang dilakukan mereka tidak berbuah positif hingga menit ke-120. Wasit lantas meniup peluit panjang dan pertandingan berlajut ke adu penalti.

Adu Penalti
Denmark menjadi tim pertama yang mengesekusi penalti. Christian Eriksen maju sebagai eksekutor. Namun, bola hasil sepakkannya gagal menemui sasaran karena membentur mistar gawang.

Setelah Denmark, giliran Kroasia. Milan Badelj menjadi penendang pertama untuk timnya. Tetapi ia gagal karena penampilan heroik Kasper Schmeichel.

Kemudian Simon Kjaer dan Michael Krohn-Dehl berhasil menjalankan tugasnya untuk Denmark. Sementara itu di kubu Kroasia, Andrej Kramaric serta Luka Modric melakukan hal serupa.

Pada penalti keempat, eksekutor kedua tim sama-sama gagal menjalan tugas masing-masing. Kemudian, Denmark juga gagal di penalti kelima karena bola hasil tembakan Nicolai Joergensen bisa digagalkan Danijel Subasic.

Kroasia pun di atas angin. Ivan Rakitic kemudian maju sebagai algojo kelima Kroasia. Dengan tenang, gelandang Barcelona itu mengeksekusi bola ke arah sebelah kanan Schmeichel. Skor 3-2 untuk kemenangan Kroasia tetap bertahan.

Susunan Pemain:

Kroasia (4-2-3-1): 23-D. Subasic, 21-D. Vida, 3-I. Strinic (22-J. Pivaric 81'), 6-D. Lovren, 2-S. Vrsaljko, 10-L. Modric, 7-I. Rakitic, 4-I. Perisic, 11-M. Brozovic (8-M. Kovacic 71'), 17-M. Mandzukic, 18-A. Rebic

Pelatih: Z. Dalic

Denmark (4-3-3): 1-K. Schmeichel, 4-S. Kjaer, 13-M. Jorgensen, 14-H. Dalsgaard, 5-J. Knudsen, 6-A. Christensen (19-L Schoene 46'), 8-T. Delaney, 10-C. Eriksen, 11-M. Braithwaite, 20-Y. Poulsen, 21-A. Cornelius (9-N. Joergensen 66')

Pelatih: A. Hareide

Wasit: Nestor Pitana (Argentina)

Duel Inggris Melawan Belgia Yang Berakhir Membosankan


LB121 - Salah satu duel yang telah ditunggu-tunggu di fase Piala Dunia 2018 adalah duel antara Timnas Inggris melawan Timnas Belgia.
Sayangnya, laga tersebut berakhir antiklimaks.

Inggris dan Belgia telah menjadi tim yang diunggulkan diantara beberapa tim untuk menjadi juara di Rusia kali ini.
Wajar saja dengan kualitas pemain yang dimiliki mereka.

Maka ketika keduanya sudah masuk ke dalam satu grup saat undian, publik pun telah menantikan pertarungan antara para pemain tip.
Duel ini pun sudah diprediksi akan berlangsung seru mengingat kebanyakan pemainnya berasal dari Premier League.

Publik juga mengharapkan pertandingan ini akan berjalan seseru seperti duel-duel klub kompitis tersebut.
Di Timnas Inggris ada Harry Kane, Marcus Rashford, Jordan Henderson, dan juga Jesse Linggard.
Lalu masih ada Eden Hazard, Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, serta Thibaut Courtois.

Namun harapan itu tidak terjadi ketika dua kemenangan di dua laga awal yang sudah didapatnya membuat keduanya seperti melepas laga di Kaliningrad Stadium, Kamis (28/06/2018) malam waktu setempat.
Pada sususnan line-up yang diturunkan, ternyata kedua pelatih telah melakukan rotasi besar-besaran.

Dari tim Inggris, tidak terlihat Kane dan juga Lingard sementara itu Belgia juga tidak diperkuat oleh De Bruyne, Hazard, hingga Lukaku.
Karena perubahan besar-besaran itulah yang membuat jalannya laga menjadi membosankan.

Korea Selatan Mengalahkan Sang Juara Bertahan


LB121 - Kemenangan Korea Selatan atas Jerman pada Piala Dunia 2018 ternyata tidak membuat sang pelatih, Shin Tae-yong, bahagia sepenuhnya.
Ia mengatakan bahwa ada kehampaan yang ia rasakan.

Korsel memang telah membuat kejutan besar di laga terakhir Grup F dengan bertanding melawan sang juara bertahan Jerman di Kazan Arena, Rabu (27/6/2018) malam WIB, Korsel telah mencatat kemenangannya dengan skor 2-0.

Hasil tersebut pun menjadi catatan sejarah untuk Korsel.
Dikarenakan hasil yang bagus, Taeguk Warriors pun kini menjadi tim Asia pertama yang bisa mengalahkan sang juara bertahan Piala Dunia di laga kompetitif.

Namun sayangnya untuk Korsel sendiri, kemenangan atas Jerman tersebut tidak lah cukup untuk meloloskan mereka ke babak 16 besar dikarenakan saat bersamaan, Swedia telah menang 3-0 atas meksiko.
Korsel pun akhirnya hanya bisa finis di peringkat ketiga Grup F Piala Dunia 2018.

Shin pun merasa campur aduk karena kepuasannya atas kemenangan tersebut telah dirusak dengan fakta bahwa Korsel tidak lolos Grup F.

"Saya merasa senang, namun disaat bersamaan, saya juga merasa sedikit hampa, jadi bisa dibilang kalau perasaan saya sedikit saling bertolak belakang," ungkap Shin.

Shin juga mengungkapkan bagaimana cara ia memotivasi para pemainnya.

"Kemarin kami telah telah membahas bahwa hanya ada satu persen peluang untuk lolos ke 16 besar, jadi saya katan pada mereka bahwa para pemain saya kalau pertandingan ini benar-benar upaya terakhir untuk mereka dan saya bilag juga bahwa mereka tetap harus berjuang sampai akhir," lanjut Shin.

"Jerman adalah sang juara bertahan dengan peringkat satu dunia, jadi saya pikir soal kesalahan apa yang bisa mereka perbuat karena mereka mungkin telah berpikir bisa mengalahkan kami.
Saya pikir kami bisa menggunakannya sebagai strategi untuk menjatuhkan mereka dan itu tepat pada sasaran."

Jepang Tetap Optimis Bisa Melaju Ke Babak 16 besar


LB121 - Jepang menghadapi Polandia pada laga ketiga Grup H di Volgograd Arena, Kamis (28/6) pukul 21:00 WIB.

Sungguh tak diduga-duga, favorit Polandia malah pulang lebih awal dari Grup H. Mereka kalah 2-1 di pertandingan pembuka melawan Senegal, tim yang membuat kejutan di grup H. Lalu, alih-alih ingin meraih poin di pertandingan kedua, Polandia justru bermain lebih buruk lagi, menelan kekalahan 3-0 dari Kolombia.

Penyerang andalan Polandia, Robert Lewandowski, sepertinya tidak mampu menunjukan kualitasnya pada Piala Dunia tahun ini. Padahal, pemain Bayern Munchen itu telah menjadi top skor dengan koleksi 16 gol di babak kualifikasi. Namun, itu semua tak berarti apa-apa kali ini.

Di sisi lain, Jepang yang awalnya tak dianggap sebagai favorit di grup H, justru tampil bagus bersama Senegal. Tim Samurai Biru itu berhasil meraih empat poin dari dua pertandingan.

Laga kedua Jepang melawan Senegal adalah pertandingan yang sangat menegangkan. Kedua tim berbalas gol dengan Senegal mampu dua kali unggul sebelum Keisuke Honda menyelamatkan timnya, dan laga berakhir imbang 2-2.

Jepang membutuhkan tiga poin lawan Polandia agar lolos karena adanya ancaman dari Kolombia yang memilik poin 3 dan duduk di posisi ketiga grup. Samurai Biru juga berpeluang finish sebagai juara Grup H apabila menang dengan selisih dua atau lebih gol.

Prediksi skor: Jepang 2-1 Polandia.

Head-to-head Jepang vs Polandia

Jepang dan Polandia baru bertemu satu kali sebelumnya, dengan Jepang menang 2-0 pada laga persahabatan tahun 2002.

Statistik Pertandingan Jepang vs Polandia

Jepang mencetak dua gol dalam setiap pertandingan Piala Dunia mereka, sementara Polandia kebobolan rata-rata 2,5 gol per laga.
Jepang belum pernah lolos dengan tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia sejak menjadi tuan rumah turnamen pada 2002.
Polandia kalah delapan kali dari 10 laga terkininya di Piala Dunia.
Ada lebih dari 2 gol terjadi dalam 12 laga teranyar Polandia di Piala Dunia.
Jepang tidak terkalahkan dalam 10 dari 11 laga terbarunya di World Cup.
Polandia kebobolan setidaknya 2 gol dalam 3 pertandingan terkininya di kompetisi ini.
Perkiraan Susunan Pemain Jepang vs Polandia

Jepang: Kawashima, Sakai, Yoshida, Shoji, Nagatomo, Hasebe, Shibasaki, Haraguchi, Kagawa, Inui, Osako.

Polandia: Szczesny, Piszczek, Pazdan, Bednarek, Rybus, Krychowiak, Zielinski, Blaszczykowski, Kownacki, Milik, Lewandowski.

Korsel Memiliki 1 Persen Peluang Agar Dapat Masuk Ke Babak 16 Besar


LB121 - Ju Se-ong, gelandang timnas Korea Selatan akan tampil habis-habisan untuk melaju lebih jauh di Pialah Dunia 2018 meskipun hanya memiliki peluang satu persen.

Korsel yang terbilang belum pernah menang sekalipun di babak Grup F masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia.
Mereka akan melawan Timnas Jerman di Kaazan Arena untuk merebut tiket Rabu (27/6/2018).

Meskipun tidak diunggulkan menang dari Jerman, Korsel akan tetap tampil habis-habisan.
Mereka juga akan memanfaatkan peluang seadanya, meskipun terbilang sangat tipis.

Se-jong pun mengatakan bahwa setelah dirinya melihat skor antara Jerman dan Swedia adalah 0 persen, namun kesempatan itu pun meningkat menjadi satu persen dan mereka akan tampil sebaik mungkin untuk melawan Jerman.

Keempat tim pada Grup F Piala Dunia 2018 saat ini masih sama-sama berpeluang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Saat ini Meksiko memiliki peluang paling besar dengan poin 6 dan diikuti oleh Jerman dengan poin 3, Swedia dengan poin 3 lalu di susul oleh Korea Selatan dengan poin 0.

Korsel dipastikan akan lolos ke babak 16 besar jika mereka mengalahkan Jerman dengan selisih dua gol.

Thomas Muller dan Toni Kroos Yakin Jerman Bakalan Melaju Ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2018


LB121 - Thomas Muller dan Toni Kroos merasa optimistis kalau Jerman akan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Saat ini, Jerman masih menyisakan satu laga pada fase grup, yaitu menghadapi Korea Selatan.

Jerman sempat diprediksi akan mengalami nasib kurang mulus setelah kalah dari Meksiko pada laga pertama Piala Dunia 2018. Hal tersebut diperburuk dengan kondisi saat berhadapan dengan Swedia.

Jerman sempat tertinggal sebelum membalikkan kedudukan dan mengamankan kemenangan dengan skor 2-1. Gol penentu kemenangan pada laga tersebut dicetak Toni Kroos pada menit-menit akhir laga.

"Jerman harus bangkit. Laga melawan Korea Selatan akan menjadi bukti kalau kami sudah bisa menunjukkan penampilan terbaik," ujar Kroos.

Hal serupa diserukan Thomas Muller. Menurutnya, perjalanan Jerman pada Piala Dunia 2018 baru akan dimulai.

"Kami wajib lolos ke babak berikutnya. Kami sudah berada di turnamen terbesar. Kami wajib untuk tampil bagus," ujar Muller.

"Kami wajib meraih kemenangan pada laga melawan Korea Selatan. Kami harus mengerahkan segalanya untuk mengantarkan Jerman melangkah lebih jauh," ungkap Muller.

Saat ini, Jerman mengumpulkan tiga poin di Grup F. Jerman dan Swedia akan bersaing untuk memperebutkan satu tiket tersisa untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Laga antara Jerman dan Korea Selatan akan berlangsung di Kazan Arena pada Rabu (27/6/2018).

Robert Lewandowski Buka Peluang Untuk Bergabung Bersama Raksasa Spanyol El Real


LB121 - Penyerang timnas Polandia, Robert Lewandowski, mengaku tidak ingin menjalani karier di satu liga. Hal itu pun sekaligus membuka peluang buat Lewandowski bergabung ke Real Madrid.

Pemain 29 tahun tersebut kerap dikaitkan dengan Madrid. Berhasil mencetak 151 gol dan meraih tujuh gelar juara bersama Bayern Munchen menjadi alasan Los Blancos ingin memboyong Lewandowski ke Santiago Bernabeu.

Akan tetapi, upaya manajemen Real Madrid mendapatkan tanda tangan Robert Lewandowski pada bursa transfer musim panas tahun ini tidak akan mudah. Sebab, manajemen Die Bayern baru akan melepas si pemain dengan banderol 200 juta euro (Rp 3,1 triliun).

Kendati begitu, mantan penyerang Borussia Dortmund itu mengaku tak akan selamanya bertahan di Bayern Munchen. Dia pun ingin menjajal ketatnya persaingan liga di negara lain.

"Saya sudah mengatakan saya tidak ingin bermain di liga yang sama selamanya, itu pasti. Akan tetapi, tidak tahu masa depan saya saat ini," ujar Lewandowski.

"Bursa transfer? Untuk saat ini saya tidak memikirkannya, namun saya masih 29 tahun dan saya tahu saya masih bisa bermain selama bertahun-tahun lagi jika saya tidak mengalami cedera," lanjutnya.

Jika jadi bergabung, pemain yang saat ini membela timnas Polandia tersebut diyakini akan menjadi sosok penting di lini depan Real Madrid. Dia pun bakal menggusur Karim Benzema dari skuat inti Madrid.

Pertarungan Sengit Di Grup F Piala Dunia 2018 Yang Harus Dilalui Jerman


LB121 - Pertandingan Grup F Piala Dunia 2018 saat ini masih terbilang amat sengit.
Dalam usaha untuk lolos ke 16 besar, Sang Juara bertahan pun masih harus bersaing dengan ketiga lawannya pada grup tersebut.

Jerman telah mengawali Piala Dunia 2018 dengan kekalahan mereka 0-1 saat melawan Meksiko.
Meskipun berhasil menang melawan Swedia dengan skor 2-1 pada laga kedua, Jerman juga tetap menghadapi persaingan sengit untuk lolos ke 16 besar.

Pada situasi saat ini keempat tim Grup F Piala Dunia 2018 masih mempunyai peluang untuk lolos ke babak 16 besar, di mulai dari Meksiko, Jerman, Swedia, dan juga Korea Selatan.

Dikarenakan sengitnya persaingan itu sampai pada klimaksnya pada hari Rabu (27/06/2018) malam WIB saat Korsel vs Jerman dan Meksiko vs Swedia yang dimainkan bersamaan.

Dikabarkan juga bahwa Jerman harus meraih sejumlah poin untuk bisa lolos ke babak 16 besar di tengah-tengah sengitnya persaingan Grup F.

Jerman harus menang dengan minimal dua gol atau melampaui hasil yang telah diraih oleh Swedia atas Meksiko untuk menjamin kelolosannya di Grup.

Jika Jerman dan Swedia mendapatkan hasil imbang, tim yang dengan skor seri lebih besar dari pertandingannya akan finis kedua, dan jika keduanya imbang dengan skor identik, maka Jerman akan dinyatakan finis kedua karena unggul dengan head-to-head atas Swedia.

Catatan Impresif Harry Kane di Piala Dunia


LB121 - Penyerang timnas Inggris, Harry Kane, tampil impresif di Piala Dunia 2018. Teranyar, Kane mengukir hattrick ketika Inggris menang 6-1 atas Panama pada laga kedua Grup G.

Menjalani pertandingan di Nizhny Novgorod Stadium, Minggu (24/6/2018) malam WIB, striker Tottenham Hotspur itu mencetak gol yang pertama pada menit ke-22 lewat titik putih.

Harry Kane kembali mengukir namanya di papan skor pada menit ke-45+1. Lagi-lagi, gol penyerang 24 tahun tersebut tercipta lewat tendangan 12 pas.

Masuk menit ke-62, Kane menorehkan golnya yang ketiga pada pertandingan ini. Pemain bernama lengkap Harry Edward Kane itu menjaringkan bola ke dalam gawang Panama setelah sepakan Ruben Loftus-Cheek mengenai kakinya.

Selain Harry Kane, tiga gol timnas Inggris lainnya dicetak John Stones pada menit ke-8 dan 40', serta Jesse Lingard menit ke-36. Sementara itu, Panama hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Felipe Baloy pada menit ke-78.

Hasil positif ini membuat timnas Inggris dipastikan lolos ke-16 besar Piala Dunia 2018. Skuat Tiga Singa kini mendulang enam poin dari dua laga, mereka unggul produktivitas gol atas Belgia di tempat kedua.

Di sisi lain, Panama mendampingi Tunisia tersingkir dari Piala Dunia 2018. Kedua negara tersebut menempati dua urutan terbawah dan belum mengoleksi satu angka pun.

Harry Kane tak hanya turut berkontribusi membawa timnas Inggris lolos ke fase knock-out, namun juga menorehkan sejumlah catatan impresif. Berikut ini adalah enam catatan apik Kane selepas laga kontra Panama.


Torehan Apik Harry Kane

1. Harry Kane menjadi kapten pertama timnas Inggris yang mencetak hattrick pada putaran final Piala Dunia. David Beckham dan Alan Shearer hanya mendulang dua gol, ketika menjadi kapten The Three Lions dalam satu laga Piala Dunia.

2. Harry Kane menjadi pemain pertama yang mendulang lima gol dari dua pertandingan pertama putaran final Piala Dunia. Terakhir kali dilakukan Just Fontaine bersama timnas Prancis di Piala Dunia 1958.

3. Jumlah lima gol yang dikoleksi Harry Kane pada putaran final Piala Dunia hanya kalah dari milik Gary Lineker. Lineker mendulang 10 gol dari 12 laga bersama timnas Inggris di Piala Dunia.

4. Harry Kane membutuhkan waktu 153 menit untuk mendulang lima gol di Piala Dunia 2018.

5. Gol pertama Harry Kane dengan gol ketiga ke gawang Panama hanya berjarak 40 menit. Itu adalah hattrick tercepat di Piala Dunia, setelah terakhir kali dilakukan Gabriel Batistuta pada 1998. Ketika itu, Batistuta mendulang tiga gol dalam waktu 10 menit kontra Jamaika.

6. Sejauh ini hanya tiga pemain yang berhasil mencetak hattrick bersama timnas Inggris di Piala Dunia, yakni Geoff Hurst (1966), Gary Lineker (1986), dan Harry Kane (2018).

Meksiko Berhasil Bungkam Korsel Dengan Skor 2-1


LB121 - Timnas Meksiko menang 2-1 atas Korea Selatan pada laga lanjutan Grup F Piala Dunia 2018, di Rostov Arena, Sabtu (23/6/2018). Hasil ini membuat Meksiko berpeluang lolos ke-16 besar.

Tim berjuluk El Tri itu kini berada di puncak Grup F dengan nilai enam, unggul tiga poin atas Swedia yang berada di tempat kedua. Sementara itu, Korea Selatan di dasar grup dengan nol poin.

Dengan hanya menyisakan satu laga lagi, Meksiko hanya butuh satu poin untuk bisa melenggang ke fase knock-out. Di sisi lain, hasil minor ini membuat Korea Selatan bakal segera angkat koper dari Rusia.

Meksiko tampil menekan sejak bola digulirkan. Tim asuhan Juan Carlos Osorio itu tercatat menorehkan 58 persen penguasaan bola, berbanding 42 persen milik Korea Selatan.

Meski begitu, El Tri baru mampu membuka keunggulan pada menit ke-26 lewat eksekusi penalti Carlos Vela. Hadiah sepakan 12 pas itu didapatkan Meksiko setelah Jang Hyun-Soo menyentuh bola di kotak terlarang.

Tertinggal satu gol, Korea Selatan coba menyamakan kedudukan. Akan tetapi, upaya Son Heung-Min untuk mencetak gol pada menit ke-39 masih dapat digagalkan kiper Meksiko, Guillermo Ochoa.

Masuk paruh kedua, Korea Selatan coba mengambil inisiatif serangan. Namun, justru Meksiko yang berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-66.

Lewat skema serangan balik, Hirving Lozano memberikan bola kepada Javier Hernandez. Dengan tenang, mantan penyerang Manchester United itu mengelabui bek Korsel, sebelum akhirnya menjaringkan bola ke dalam gawang dengan sepakan kaki kanan.

Timnas Korea Selatan baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+3. Bola hasil sepakan kaki kiri Son Heung-Min yang memanfaatkan umpan dari Lee Jae-Sung melesat mulus masuk ke dalam gawang Meksiko.

Memasuki menit-menit akhir, Taegeuk Warriors makin gencar melancarkan serangan ke pertahanan Meksiko. Akan tetapi, sampai laga berakhir, skor 2-1 untuk kemenangan El Tri tetap bertahan.

Susunan Pemain

Korea Selatan (4-2-3-1): 23-Jo Hyeon-Woo; 2-Lee Yong, 19-Kim Young-Gwon, 20-Jang Hyun-Soo, 12-Kim Min-Woo (14-Hong Chul 84'); 8-Ju Se-Jong (10-Lee Seung-Woo 64'), 16-Ki Sung-Yueng; 18-Moon Seon-Min (15-Jung Woo-Young 77'), 17-Lee Jae-Sung, 11-Hwang Hee-Chan; 7-Son Heung-Min.

Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan)

Meksiko (4-2-3-1): 13-Guillermo Ochoa; 21-Edson Alvarez, 15-Hector Moreno, 3-Carlos Salcedo, 23-Jesus Gallardo; 16-Hector Herrera, 18-Andres Guardado (4-Rafael Marquez 68'); 7-Miguel Layun, 11-Carlos Vela (10-Giovani Dos Santos 77'), 22-Hirving Lozano (17-Jesus Corona 71'); 14-Javier Hernandez.

Pelatih: Juan Carlos Osorio (Kolombia)

Wasit: Milorad Mazic (Serbia)

Pertandingan Grup E Memanas Menjelang Sengitnya Pertarungan Swiss Melawan Serbia


LB121 - Timnas Swiss mengalahkan Timnas Serbia dengan skor 2-1 di stadion Kaliningrad, (Sabtu 23/6/2018) dini hari WIB.
Persaingan Grup E Piala Dunia 2018 pun semakin ketat dan memanas.
Dengan hasil ini, tiga tim masih mempunyai kesempatan untuk lolos ke babak 16 besar.

Tambahan tiga poin membuat Swiss pun kini telah menempati posisi kedua dengan empat poin yang sama dengan Brasil yang telah memuncaki klasemen Grup E.
Sementara itu Timnas Serbia telah menempati posisi ketiga dengan poin tiga.

Laga terakhir yang berlangsung 27 juni 2018 nanti akan menjadi penentu, dan Serbia diharuskan menang atas Brasil, sedangkan Swiss hanya memerlukan hasil imbang dari Kosta Rika.

Serbia membuka keunggulan lewat gol sundulan dari Aleksander Mitrovic di menit ke-5.
lima menit kemudian, Swiss hampir saja menyamakan kedudukan, namun sayangnya bola hasil tendangan Blerim Dzemaili masih melenceng dari sasaran.

Satu gol saja tidak cukup bagi Serbia, mereka pun terus menekan pertahanan Swiss.
Gawang Swiss pun sempat terancam dengan dilakukannya serangan oleh Dusko Tosic bersama Sergej Milinkovic-Savic, namun hasilnya nihil.

Dimenit ke-30, Swiss memiliki peluang emas, namun kesempatan itu gagal karena kiper Serbia, Vladimir Stojkovic telah siap mengamankan gawangnya.

Skor pun tetap 1-0 untuk Serbia dan tidak ada perubahan hingga wasit meniupkan peluit jeda istirahat.

Gawang Serbia pun terbobol di menit ke-52 babak kedua saat Swiss yang berinisiatif menekan terus menerus.
Gol tersebut di cetak oleh Granit Xhaka dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-82, pemain pengganti Swiss, Breel Emboolo nyaris mencetak gol kedua untuk timnya.
tembakannya akurat kesasaran, namun masih bisa tahan oleh kiper Serbia.

pada menit ke-90 Swiss pun berhasil berhasil mencetak gol keduanya dan mengakhiri pertandingannya lewat tendangan Shaqiri.

Argentina Kalah Dari Kroasia 0-3


LB121 - Lagi-lagi Timnas Argentina bermain tidak stabil dan kali ini membuatnya harus menerima kekalahan 0-3 dari Timnas Kroasia pada laga kedua penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Jumat (22/6/2018) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut membuat Albiceleste berada di ujung tanduk, sedangkan Kroasia sudah dipastikan maju ke babak 16 besar.

Hasil inipun menempatkan Argentina berada pada posisi ketiga-tiga dengan hasil poin satu dan Kroasia memuncaki klasemen Grup D dengan poin enam.
Degan hasil ini juga, Argentina harus memenangi laga terakhir kontra Nigeria sambil menunggu hasil pertandingan lain.

Karena diharuskan untuk menang, para pemain Timnas Argentina pun tampak tegang, sementara Kroasia bermain dengan nyaman.
Mereka pun sabar dalam menyusun serangan.

Dengan kondisi seperti itulah Lionel Messi dkk pun mengalami kesusahan saat melawan tim lawan.

Pada menit ke-30, Argentina pun kembali mendapatkan peluang emas dan kali ini Enzo Perez mempunyai kesempatan untuk membuat Argentina unggul saat berdiri bebeas setelah mendapatkan bola dari bek Kroasia.
Sayangnya dia gagal untuk memanfaatkannya karena bola yang dilepaskannya melenceng tipis di sisi kanan gawang tim lawan.

Kroasia pun mencetak gol pertamanya lewat Ante Rebic di menit ke-53 di babak kedua, disusul dengan gol kedua yang dibuat oleh umpan dari Marcelo Brozovic kepada Luka Modric, lalu gol yang ketiga pada menit ke-91 lewat umpan pendek Mateo Kovacic kepada Ivan Rakitic dari dalam kotak penalti Argentina dan gol itupun menjadi penutup pertandingan.

Dua Tim Dipastikan Melaju Ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2018


LB121- Moskow - Dua tim dari Grup A, Uruguay dan Rusia dipastikan sudah bisa memastikan langkah ke fase 16 besar Piala Dunia 2018. Sedangkan dua tim lainnya yakni Mesir dan Arab Saudi sebaliknya harus tersingkir dari Piala Dunia 2018.

Lolosnya Rusia boleh dibilang cukup mengejutkan. Pasalnya, tim tuan rumah sempat diragukan bakal melaju jauh di Piala Dunia kali ini.

Maklum, skuat yang dimiliki Rusia tak dihuni pemain bintang. Mesir justru lebih diunggulkan karena faktor Mohamed Salah.

Namun tim tuan rumah ternyata berhasil menjawab keraguan. Menggulung Arab Saudi 5-0, Rusia melibas Mesir dengan skor meyakinkan 3-1.

Tim Beruang Merah -julukan Rusia- pun akan menghadapi Uruguay pada partai terakhir Grup A, 25 Juni 2018. Partai itu akan berlangsung di Samara Arena, Samara.

Kiprah Uruguay juga tak kalah mentereng. Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez masih bertaji untuk membawa Edinson Cavani dan kawan-kawan melaju ke fase 16 besar. Meskipun, Tabarez sudah berusia 71 tahun.

El Maestro -julukan Tabarez- sukses membawa Uruguay menang 1-0 atas Mesir dan Arab Saudi. Meski hanya menang tipis, Uruguay berpeluang untuk mengakhiri fase grup dengan status juara.

Syaratnya, Uruguay harus menang atas Rusia pada partai pamungkas. Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi enam poin.

Namun Rusia masih berhak atas posisi puncak karena unggul produktivitas gol. Berikut dua tim yang telah lolos dari fase grup.

Tim yang Telah Lolos
1. Rusia

Rusia 5-0 Arab Saudi

Rusia 4-1 Mesir



2. Uruguay

Uruguay 1-0 Mesir

Uruguay 1-0 Arab Saudi



Klasemen Grup A

1. Rusia, Poin: 6

2. Uruguay, Poin: 6

3. Mesir, Poin: 0

4. Arab Saudi, Poin: 0

Spanyol Lolos Ke Babak Selanjutnya Dengan Pertarungan Yang Sengit



LB121 - Diambang kelolosannya setelah menang tipis atas Iran, Spanyol pun mengakhiri pertandingannya dengan skor akhir 1-0.
Kemenangan tersebut didapatkan oleh El Matador denga susah payah.

Pertandingan tersebut digelar di Kazan Arena, Kamis (21/6/2018) dinihari WIB.
Spanyol memang tampil lebih dominan dengan memiliki 68 persen penguasaan bola dan 17 percobaan, namun  hanya tiga saja yang mengarah ke gawang.

Di sisi lain, Iran telah menciptakan lima percobaan tapi semuanya tidak ada yang mengarah ke sasaran.

Tapil sebagai tim yang lebih diunggulkan, La Furia Roja juga sempat dibuat frustasi dengan pertahanan rapat Iran.
Akan tetapi Spanyol memiliki Diego Costa yang tampil sebagai penyelamat dengan golnya di babak awal kedua.
Gol itu terjadi berkat percobaan pemain lawan yang kurang sempurna.

Iran pun memperlihatkan perlawanan saat sundulan Saeid Ezatolahi dari jarak dekat yang menembus penjagaan David de Gea.
Tapi gol dari tim Persia ini dinyatakan tidak sah karena offside yang ditentukan lewat VAR.

Pada pertandingan terakhir, Spanyol akan melawan Maroko, tim yang sudah pasti tersingkir.
Untuk lolos ke babak 16 besar, Spanyol hanya membutuhkan hasil minimal seri.

Mesir Dikalahkan Oleh Tuan Rumah Dengan Skor 3 - 1


LB121 - Sang tuan rumah Rusia, tampil sangat tajam di Piala Dunia 2018.
Rusia telah menciptakan produktivitas gol dalam dua laga terakhir yang telah mengukirkan rekor untuk tim Beruang Merah.

Baru saja memetik kemenangan keduanya dalam Piala Dunia 2018, Rusia telah mengalahkan Mesir dengan skor 3-1 hingga berpeluang besar untuk maju ke babak 16 besar.

Pada pertandingannya di Stadion Saint-Petersburg, rabu (20/06/2018) dinihari WIB, gol bunuh diri yang dilakukan oleh Ahmed Fathi yang menjadi gol pertama untuk Rusia sedangkan dua gol lainnya dicetak oleh Denis Cheryshev dan Artem Dzyuba.

Cheryshev telah menjadi top skorer sementara tim dengan menyumbangkan tiga gol yang sudah dibuat.
Kini dia pun sejajar dengan pemain Timnas Portugal yakni Cristiano Ronaldo pada posisi teratas daftar pencetak gol terbanyak.

Hasil ini membuat Rusia sudah mencatat delapan gol dalam dua pertandingan fase grup Piala Dunia.
Catatan gol itupun sudah lebih banyak dibandingkan dengan gabungan jumlah gol di dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Tim Beruang Merah mencatat enam gol saja saat berada di Piala Dunia sebelumnya.

Dengan hasil saat ini, Rusia pun menjadi salah satu tuan rumah dengan produktivitas tertinggi.
Mereka juga menyamakan catatan Italia saat menjadi tuan rumah Pialah Dunia 1934.
Gli Azzurri telah meraih gelar juara pertama saat mencatat pencapaian itu.

Tim yang berada di asuhan Stanslav Cherchesov juga sudah mampu menyamai jumlah gol Spanyol saat menjadi juara di Piala Dunia 2010.
La Furia Roja mencatatkan delapan gol dalam delapan pertandingan termasuk dalam laga final Piala Dunia di Afrika Selatan.

Ini adalah kedua kalinya Rusia telah memenangi dua pertandingan awal fase grup Piala Dunia.
Pada sebelumnya mereka juga mencatat catatan yang sama pada tahun 1966 saat masih menyandang nama Uni Soviet.

Harry Kane Membawa Kemenangan Untuk Inggris


LB121 - Timnas Inggris bekerja keras untuk memetik kemenangan 2-1 atas Tunisia pada laga penyisihan Grup G Piala Dunia 2018 di Volgograd Arena, Selasa (19/6/2018) dini hari WIB.
Gol Harry Kane pada waktu tambahan babak kedua membuat The Three Lions memetik tiga poin dari laga ini.

Dele Alli dkk tampil menekan sejak awal pertandingan.
Pada menit ke-3, Inggris sudah mengancam gawang Tunisia. Blunder pemain belakang Tunisia nyaris dimanfaatkan Jesse Lingard.
Beruntung, kiper Mouez Hassen masih sigap menghalau bola dengan kakinya.

The Three Lions membuka keunggulan mereka pada menit ke-11.
Sang kapten, Harry Kane, memanfaatkan bola muntah hasil blok Hassen yang menghalau sundulan John Stones.

Pukulan telak didapat Tunisia pada menit ke-14.
Hassen yang tampil brilian, terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera.
Posisinya diisi kiper gaek Farouk Ben Mustapha.

Pada menit ke-31, Harry Maguire nyaris menambah keunggulan Inggris.
Sayang, bola hasil sundulannya masih mampu ditangkap Mustapha.

Dua menit berselang Tunisia justru mendapat hadiah penalti setelah Kylie Walker melanggar Fakhreddine Ben Youssef di kotak terlarang.
Arah tembakan Ferjani Sassi sebenarnya sudah bisa dibaca kiper Jordan Pickford.
Namun, bola melaju kencang sehingga gagal diblok kiper Everton tersebut.

Beberapa peluang emas didapat Timnas Inggris jelang akhir babak pertama.
Termasuk bola sontekan Lingaard yang hanya membentur tiang gawang Tunisia.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Inggris terus menekan pertahanan Tunisia.
Namun, permainan disiplin tim lawan membuat armada Gareth Southgate kesulitan untuk menembusnya.

Melihat lini depannya tak berkutik, Southgate pun memasukkan winger Manchester United, Marcus Rashford.
Dia menggantikan peran Raheem Sterling yang tampil tidak impresif pada laga ini.
Southgate juga memainkan Ruben Loftus-Cheek untuk menggantikan posisi Dele Alli.

Timnas Inggris akhirnya mencetak gol kedua mereka pada waktu tambahan babak kedua.
Berawal dari sepak pojok, bola sundulan Maguire mengarah ke posisi Kane yang tak terkawal.

Tanpa kesulitan, bintang Tottenham Hotspur itu kembali membobol gawang Tunisia.
Gol ini menjadi penutup pertandingan yang dimenangi Inggris dengan skor 2-1.

5 Tim Papan Atas Tak Menang Di laga Awal,Bagaimana Dengan Belgia Nanti ?


LB121 - Lima tim top di posisi teratas peringkat FIFA,termasuk jerman,Brazil dan argentina,gagal memang di laga pertama Piala Dunia 2018.
Bagaimana dengan Belgia , apakah senasib dengan mereka ?

Belgia,yang ada di peringkat ketiga peringkat dunia FIFA,akan berhadapan dengan Panama dalam laga Grup G Piala Dunia 2018.Keduanya akan bertanding di Fisht,Senin (18/6/0218) malam WIB.

Meski belgia dalam posisi di unggulkan,mereka tetap tidak boleh lengah.Sejauh ini lima tim di enam posisi teratas peringkat FIFA belum ada yang memetik kemenangan.

belgia selaku unggulan di grup tersebut tentu dijagokan menang menghadapi Panama selaku anak baru di turnamen 4 tahunan ini.tapi,tim besutan Roberto Martinez tidak boleh terlena dengan status unggulan.

The Red Devils harus berkaca pada hasil-hasil yang didapat oleh Jerman, Brasil, Portugal, dan Argentina di masing-masing laga pertama mereka. Jerman, tim peringkat pertama FIFA sekaligus juara bertahan, menjadi tim dengan hasil paling buruk setelah kalah 0-1 dari Meksiko.

Brasil (peringkat kedua FIFA) juga tak menang setelah berimbang 1-1 dengan Swiss (peringkat keenam FIFA). Artinya, Brasil sudah tiga kali secara beruntun tidak menang di Piala Dunia, padahal mereka salah satu tim yang dijagokan juara.

Kemudian ada Portugal (peringkat keempat FIFA) yang tidak menang setelah berimbang 3-3 dengan Spanyol. Sempat unggul duluan, Cristiano Ronaldo dkk. baru bisa memaksa hasil imbang di menit ke-88.

kejutan lainya di laga Argentina (peringkat lima).Albiceleste berimbang 1-1 dengan Islandia,yang merupakan tim debutan di Piala Dunia.Tim besutan Heimir Hallgrimsson berhasil membendung gempuran bertubi-tubi dari Argentina dan sang kiper menahan penalti yang di eksekusi oleh Lionel Messi di babak kedua.

Belgia harus semakin waspada karena jika merujuk pada tiga laga terakhi Panama jelang Piala Dunia,mereka juga tidak meraih hasil yang jelek-jelek amat. Tim besutan Dario Gomez masing-masing mendapat kemenangan,imbang,dan kekalahan.

jumlah kebobolan Panama di laga akhir juga tidak buruk.Setelah dilumat Swiss 0-6,mereka cuma kebobolan satu kali.itu diderita saat mereka kalah dari Norway dengan skor tipis 0-1.Artinya,pertahanan Panama punya potensi merepotkan untuk Eden hazard,Kevin De Bruyne,dan Romelu Lukaku