LB121 - Sempat berjuang keras, aktor laga ternama di era 1980-an kini harus menyerah dengan penyakitnya.
Ya, Advent Bangun tutup usia pada dini hari tadi, Sabtu (10/2/2018) sektitar pukul 02.30 WIB di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan, pukul 02.35 WIB.
Sebelum meninggal, pemilik nama lengkap Yohanes Thomas Advent Bangun memang dikabarkan mengidap penyakit cukup serius.
Ia menderita gagal ginjal sehingga kondisi tubuhnya melemah.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Advent Bangun harus melakukan cuci darah seminggu dua kali.
Kabar dirawatnya Advent Bangun awal mula dari beredarnya pesan berantai via WhatsApp.
Dikatakan dalam pesan Advent Bangun membutuhkan darah golongan O.
Informasinya, Advent Bangun sudah menjalani cuci darah sejak April 2017 lalu.
Foto terbarunya juga beredar di lini masa.
Akun gosip @admin_igtainment memposting foto Advent Bangun tengah terbaring di rumah sakit.
Dari foto terlihat selang di hidung Advent Bangun.
Juga tampak infus di lengan kanannya.
Masih ingat mantan atlit karate dan aktor laga Advent Bangun?
Kalau anak 80-90an pasti tau siapa Advent Bangun.
Ia kini tengah dirawat di RS Fatmawati, Gedung Teratai Lantai 5 Ruang 523 S,
karena gagal ginjal dan membutuhkan donor darah golongan O.
Ada yang bisa bantu? Silahkan langsung datang kesana.
Jam besuk: 11.30-12.30 WIB & 17.00-18.00 WIB." begitulah isi dalam keterangan postingan.
Perjalanan Karir
17 tahun vakum dalam dunia perfilman, penampilan aktor laga legendaris ini mengejutkan banyak pihak.
Betapa tidak, dulu sewaktu massa karirnya, aktor sekaligus atlet karate ini paling ditunggu kehadirannya oleh penonton.
Tak hanya tubuh kekar, namun aksinya ketika berkelahi dengan lawannya bisa membuat penonton menjadi tegang.
Thomas Advent Perangin-angin Bangun atau dikenal sebagai Advent Bangun.
Dikutip dari berbagai sumber, Advent kini lebih memilih untuk menjadi pendeta.
Advent mengawali kariernya sebagai pegawai negeri di Bea & Cukai Tanjung Balai, Karimun.
Ia juga tercatat sebagai atlet karate nasional yang kerap meraih juara satu di berbagai kejuaraan nasional dan internasional selama 12 tahun sejak 1972 hingga 1984.
Prestasi di dunia karate itu pula yang kemudian membukakan jalannya ke dunia seni peran.
Sejak 1976 hingga 2000, ia telah membintangi lebih dari 60 judul film.
Film yang telah dibintangi di antaranya, 'Rajawali Sakti' (1976), 'Dua Pendekar Pembelah Langit' (1977), 'Golok Setan' (1983), 'Carok' (1985), 'Dendam Dua Jagoan' (1986), dan 'Pendekar Bukit Tengkorak' (1987).
Dalam setiap film yang dibintanginya, Advent kebanyakan memainkan peran antagonis.
Biasanya Adven acap kali dipasangkan dengan tokoh protagonis, Barry Prima.
Meski sudah belasan tahun tak muncul di layar televisi, namun nama Advent tetap melegenda.







