LB121 - Maverick Vinales mengatakan bahwa dia menganggap menjadi rekan tim dengan Valentino Rossi di MotoGP Yamaha akan lebih sulit dari yang di perkirakan.
Satu musim sudah Vinales bertandem dengan Rossi dan dia sempat mengira bakal kesulitan, ternyata Vinales justru merasakan sebaliknya.
Vinales beralih ke Yamaha untuk musim 2017 setelah dua tahun bersama Suzuki dan dengan cepat dia membuktikan dirinya dengan penampilannya dalam pengujian.
Ia menggantikan posisi Jorge Lorenzo yang telah memutuskan pindah ke Ducati.
Awalnya, Rossi dan Vinales disebut sebut tidak bakal langsung akrab.
Maklum, The Doctor sempat cekcok dengan Lorenzo ketika kalah dalam perburuan gelar juara MotoGP 2015.
Vinales sendiri juga telah menyadari hal tersebut.
Tapi setelah benar benar bekerja sama di Yamaha sepanjang musim 2017, apa yang dibayangkan oleh Rider 22 tahun itu justru berbeda.
"Saya berpikir jika satu tim bersama rossi, bakal lebih sulit, jujur," kata Vinales.
"Secara keseluruhan, kami bisa mengatur semuanya dengan baik.
Kami juga saling menghormati dan bahwa, dalam situasi sulit yang kami alami sangat lah penting."
Namun Vinales menyangkal bahwa Yamaha telah mengabaikan kebutuhannya untuk memberi pake yang lebih sesuai untuk Rossi, menunjukkan bahwa dia sangat cocok dengan pemain berusia 38 tahun sepanjang musim keduanya saat motor tersebut berkinerja baik dan saat ini sedang berjuang.
"Saat motornya bekerja, kami berdua ada di sana.
Dalam balapan di mana salah satu dari kami memiliki hari yang baik, yang satu juga memilikinya." tambah Vinales.
"Saya tidak menyalahkan Yamaha untuk apapun.
Tim telah memberi saya 100%, itu tidak berubah."
"Saya akan mengatakan bahwa separuh dari situasi itu adalah Honda dan Ducati melakukan pekerjaan dengan baik, dan separuh lainnya adalah kekurangan kita sendiri."
Di kejuaraan dunia MotoGP 2017, Vinales dan Rossi gagal meraih gelar, yang jatuh ke tangan rider Honda Marc Marquez.
Vinales cuma finis di posisi tiga, sementara Rossi di peringkat empat.




