LB121 - Cologne - Sami Khedira tak kuasa melihat Gianluigi Buffon menangis usai Italia gagal ke Piala Dunia 2018.
Dia berjanji pada Buffon untuk membantunya memenangi Liga Champions.
Italia gagal merebut tiket ke Piala Dunia 2018 di Rusia setelah kekalahan 0-1 terhadap Swedia di babak Play-off.
Buffon pun tampak menangis saat keluar lapangan dan ketika di wawancarai oleh salah satu media.
Video Buffon yang menangis saat sesi wawancara itu pun beredar luas.
Khedira yang juga melihat tangisan rekannya di Juventus tersebut merasa ikut tersakiti dan sedih atas apa yang terjadi.
Demi mengobati luka Buffon, Khedira berjanji untuk membantu memenangi trofi Liga Champions yang selama ini belum pernah dimenangkan oleh Buffon.
Sebelumnya, sang kiper sudah tiga kali gagal di final saat bersama Juventus, sedangkan khedira sudah satu kali menang saat berkostum Real Madrid.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya senang.
Melihat rekan saya, Buffon menangis itu menyakiti semua orang Italia dan maupun non-Italia.
Buffon adalah seorang olahragawan yang hebat, dan seorang legenda hidup," kata Khedira.
"Saya ikut sedih untuk rekan rekan setim di Juventus dan seluruh Italia: segalanya telah berubah untuk menjadi lebih baik, berinvestasi dan memainkan sepakbola yang bagus, namun hasil ini merupakan sebuah bencana."
"Mereka pun sudah mengatakan bahwa mereka akan segera bangkit kembali dan saya yakin mereka bisa melakukannya.
Saya mengirim sebuah pesan ke Buffon, tapi sekarang yang dibutuhkan adalah target target ketimbang sekedar kata kata.
Dia cuma kekurangan satu trofi (Liga Champions), jadi kami akan membantunya untuk memenanginya," tegas khedira.
Kegagalan Italia ke Piala Dunia juga sekaligus menandakan akhir dari perjalanan karir Buffon di laga internasional.




