LB121 - Valencia - Mengevaluasi sebuah mesin baru menjadi prioritas Valentino Rossi atau kerap dijuluki The Doctor ini pada hari rabut lalu di uji coba MotoGP Valencia.
Dengan demikian, pembalap Movistar Yamaha itu menempel pada sasis Yamaha 2016 yang telah ia aktifkan pada sabtu malam di balapan akhir pekan.
"Hari ini kita harus memutuskan dan menguji dengan baik beberapa mesin yang berbeda, jadi kite hanya berkonsentrasi pada itu dulu," kata rossi yang menempati posisi ketujuh dari pembalap Honda Marc Marquez.
"Karena ini adalah tes yang penting, anda tidak boleh melakukan kesalahan.
lebih baik memiliki motor yang sama untuk memahami mesin tersebut.
itu adalah hari yang panjang dan positif.
Mesin baru ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak kekuatan tanpa harus kehilangan karakter halus nya dari bagian bawah [RPM].
Valencia tidak begitu cocok untuk menguji mesin karena sirkuit nya yang kecil, tapi kami akan terus mencobanya juga di Sepang dalam waktu sepuluh hari."
Kenyataannya Rossi memilih untuk mengevaluasi mesin baru dengan sasis 2016 yang digarisbawahi bahwa seperti rekan setimnya Maverick Vinales.
Tapi Rossi mengesampingkan mesin baru untuk memecahkan masalah degradasi ban belakang yang menurutnya merupakan kelemahan utama sasis 2016 itu.
"Tidak, mesinnya tidak membantu, kita butuh sesuatu yang lain."
Uji pribadi Yamaha di Sepang akan digunakan untuk membuat keputusan akhir mengenai arahan mesin 2018.
"Kami akan memiliki sasis yang sama di sini," kata Rossi.
"Itu sudah rencananya, karena sasis terakhir yang kami gunakan [prototype 2018 yang sudah memulai debutnya di Silverstone] disiapkan pada akhir musim ini, namun kami memutuskan untuk menggunakannya sebelumnya."
Rossi berharap agar final 2018 Yamaha akan siap untuk tes resmi di waktu berikutnya, yang akan digelar di sirkuit Malaysia pada akhir januari.
"Saya berharap ini akan siap, karena bagi saya Yamaha harus melakukan pekerjaan yang lama dengan keseimbangan motor." dengan kata lain, sasisnya.




