LB121 - Naples - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, begitu kesal melihat nasib pemainnya, Lorenzo Insigne, di timnas Italia.
De Laurentiis tak habis pikir kenapa pelatih Giampiero Ventura menyia nyiakan Insgne.
Insigne tampil sangat baik di Napoli pada musim ini.
Dalam formasi 4-3-3 dia mengisi sisi kiri serangan dan telah menyumbangkan enam gol serta lima assist di semua kompetisi.
Namun, Insigne tak cukup dipercaya oleh Ventura, pelatih Italia.
Buktinya pada dua pertandingan play-off Piala Dunia 2018 melawan Swedia, pemain berusia 26 tahun itu cuma tampil selama 15 menit.
insigne jadi pemain pengganti di leg pertama dan dipasang sebagai gelandang tengah!
Wajar kalau dia terlihat kebingungan.
Pada leg kedua yang dilangsungkan di San Siro, Danele De Rossi sempat mendesak agar Insigne dimainkan karena Italia sedang butuh gol.
Namun Ventura mengabaikannya begitu saja.
Italia akhrinya gagal mencetak gol dan kalah agregat 0-1 dari Swedia.
Gli Azzuri pun terpaksa harus gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1958
"Kenapa repot repot memanggil Insigne untuk tugas internasional jika Anda tidak memainkannya di dalam posisinya?
Kalau begini, anda membuang buang waktunya dan secara finansial juga merugikan klub karena telah membuat seolah olah insigne lebih buruk daripada yang lainnya," ujar De Laurentiis kepada Sky Sport Italia.
"Anda tak bisa punya seorang pelatih yang memainkan 4-2-4 dan berusaha memaksa insigne atau pemain pemain lain ke sistem itu karena insigne yang terbaik di formasi 4-3-3.
Klub klub lain menyerahkan para pemain mereka karena tugas internasional adalah suatu jendela toko jendela, tapi bisa bisa jadi negatif," tambahnya.
"Orang orang yang cuma melihat pertandingan pertandingan Italia kemudian akan berkata, 'Oh, ternyata para pemain tim ini tidak seperti yang mereka katakan' dan hal itu akan membuat nilai pasaran mereka menurun.
Apakah kami sebagai klub seharusnya meminta ganti rugi finansial dari Tavecchio dan FIGC?" ujar De Laurentiis.




