LB121 - Bekasi - Tim nasional Indonesia dikalahkan oleh Timnas Suriah U-23 lagi.
Kali ini, Timnas yang telah didominasi dengan pemain senior, harus tunduk 0-1.
Dalam pertandingan uji coba yang di adakan di Stadiun Wibawa Mukti, Cikarang, pada Hari Sabtu (18/11/2017), timnas Indonesia memainkan kombinasi pemain senior dan U-23.
Sebagai starter hanya Gavin Kwan Adsit, Febri Haryadi, dan Ricky Fajrin, yang dimainkan di Timnas U-23 pada SEA games 2017 di Kuala Lumpur.
Dalam pertandingan itu, Ilija Spasojevic menjalani debut di Timnas Indonesia.
Namun penampilan pemain Bhayangkara FC tersebut tak terlihat.
Spaso didampingi oleh Boaz Solossa, Febri, dan Andik Vermasah di babak pertama.
Boaz berperan sekaliguz sebagai kapten dari tim.
Pada posisi pertahanan Timnas diisi Fachruddin dan Achmad Jufriyanto.
Sedangkan posisi kiper dipercayakan kepada Andritany Ardhiyasa.
Jelang Pertandingan
Indonesia sempat tertekan di awal babak pertama.
Saat itu laga masih berjalan di bawah sepuluh menit, gawang Indonesia sudah mendapatkan ancaman setidaknya sudah dua kali.
Namun, Andritany berhasil memblok tembakan dari Ahmad Alghalab dan Mouhamad Anez.
Indonesia baru dapat membuka peluang setelah pertandingan memasuki menit ke 27.
Tapi sayangnya tembakan dari Febri melenceng dari gawan Suriah.
Sekali lagi gawang Indonesia terancam di menit ke 33.
Suriah mendapatkan tendangan bebas, tapi gawang masih aman.
Saat memasuki menit ke 37, Boaz nyaris berhasil mencetak angka di gawang Suriah.
Mendapatkan peluang dari umpan matang Andik, ternyata tembakan Boaz melambung melewati gawang Suriah.
Gavin juga mencoba untuk mengubah skor pada menit ke 41.
Akan tetapi tendangan jarak jauhnya melambung terlalu tinggi sehingga melewati gawang lawan.
Ricky Fajrin mendapatkan pelanggaran keras dari Zakria Hannan.
Pelanggaran tersebut tidak berbuah kartu.
Tidak ada perubahan skor hingga waktu istirahat, dan kedudukan kedua tim masih sama dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Milla tidak langsung membuat pergantian pemain.
Setelah memasuki menit ke 58, Milla menarik keluar Andik dan menggantinya dengan Osvaldo Haay, sedangkan Bayu Pradana diganti dengan Muhammad Hargianto.
Di menit ke 61, lagi lagi gawang Indonesia terancam kembali.
Al Ahmad memberi umpan kepada Abd Al Rahman Al Barakat.
Untungnya tembakan tersebut melenceng.
Enam menit kemudian Timnas Indonesia mencoba membuka peluang dari serangan balik.
Mendapatkan umpan dari Boaz, Febri berupaya untuk mengubahnya menjadi gol.
Naasnya tembakan tersebut melenceng tipis dari gawang lawan.
Duet Febri dan Boaz kembali membuka harapan Timnas Indonesia untuk memimpin pertandingan.
Di menit ke 74, Febri sudah menguasai bola dan dioper kepada Boaz, tapi sayangnya tembakan Boaz terlalu lemah.
Milla kembali mengganti Spasojevic dengan Septian David Maulana pada menit ke 73.
Tujuh menit kemudian Milla menggantikan Taufiq dan memasukkan Muhammad Arfan.
Berulang kali membuat penyelamatan, akhirnya gawang Andritany terbobol juga oleh tim lawan.
Gol terjadi di menit ke 83 oleh pemain bernomor punggung delapan Suriah, Mouhamed Anez.
Tembakan Anenz ke sisi kiri atas gawang membuat Andritany kesusahan untuk menjangkaunya.
Suriah pun unggul 1-0 atas Timnas Indonesia.
Di menit menit akhir, Boaz mendapatkan peluang emas.
Boaz pun berdiri di depan gawang untuk mendapatkan umpan dari Febri.
Sayangnya tembakan tersebut masih dapat diantisipasi dengan tepat oleh kiper Suriah Mhd Yazen Ourabi.
Peluang lain yang dimiliki Indonesia hanya lewat tendangan bebas Septian Hadi.
Tapi sayangnya tembakan itu berhasil diblok oleh sang kiper Suriah.
Tidak ada tambahan gol satupun sampai wasit meniup peluit panjang.
Kedudukan akhir Indonesia telah dikalahkan oleh Suriah 0-1.
Kekalahan Indonesia dari Suriah U-23 itu menjadi yang kedua kalinya.
Sebelumnya, Timnas U-23 kalah dengan skor 2-3.
Timnas masih menyimpan satu pertandingan uji coba menghadapi Guyana.
Laga itu akan digulirkan pada hari Sabtu (25/11/2017) mendatang.



